Sabtu, 05 Januari 2013

Diposting oleh Diana Kusumaningrum di 06.25 0 komentar
Tugas Komunikasi Data 

NIM           : 1112469683
NAMA       : Ardiana Rahayu Kusumaningrum
Kode kelas : SI152I

Topologi Jaringan Komputer 


1. Topologi Bus


Pada Topologi ini digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel Pusat dimana seluruh Workstation dan Server dihubungkan. Merupakan Topologi fisik yang mengunakan Kabel Coaxial dengan mengunakan T-Connector dengan terminal 50 omh pada ujung Jaringan. Topologi Bus mengunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.


2. Topologi Token Ring (Cincin)


Di dalam Topologi Ring semua Workstation dan Server dihubungakn sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap Workstation atau Server akan menerima dan melewatkan Informasi dari satu komputer ke komputer yang lainnya, bila alamat-alamat yang di maksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan di lewatkan.

3. Topologi Star



Pada Topologi Star, masing-masing Workstation dihubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Hub/Swich berfungsi menerima sinyal -sinyal dari komputer dan meneruskannya ke semya komputer yang terhubung dengan Hub/Swich tersebut. Jaringan dengan Topologi ini lebih mahal dan cukup sulit pemasangannya . Setiap komputer mempunyai kabel sendiri-sendiri sehingga lebih mudah dalam mencari kesalahan pada jaringan. Kabel yang digunakan biasanya menggunakan Kabel UTP CAT5.

Untuk mengetaui Lebih lanjut Topologi Bus kalian bisa baca Link di bawah ini..
Pengertian, Kekurangan dan Kelebihan Topologi Star

4. Topologi Mesh



Jaringan dengan Topologi Mesh mempunyai jalur ganda dari setiap peralatan di jaringan komputer. Semakin banyak komputer yang terhubung semakin sulit untuk pemasangan kabelnya. Karena itu, Topologi  Mesh yang murni, yaitu setiap peralatan dihubungkan satu dengan yang lainya.


5. Topologi Hybrid

Hybrid Network adalah Network yang dibentuk dari berbagai Topologi dan Teknologi. Sebuah Hybrid Network mungkin sebagai contoh, diakibatkan oleh sebuah pengambilan alihan suatu perusahaan. Sehingga, ketika di gabungkan maka teknologi-teknologi yang berbeda tersebut harus digabungkan dalam network Tunggal. Sebuah Hybrid metwork memiliki semua Karakteristik dari topologi yang terdapat dalam jaringan tersebut.

http://www.webcybercenter.com/


Diposting oleh Diana Kusumaningrum di 06.01 0 komentar

Topologi Jaringan : Komunikasi Data
  Topologi Jaringan adalah, hal yang menjelaskan  hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusunan jaringan, yaitu node ,link, dan  station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 6 katagori utama seperti di bawah ini.


  • Topologi Ring
  • Topologi Mesh
  • Topologi Star                     
  • Topologi Lines
  • Topologi Tree
  • Topologi Bus
A. Topologi Ring (Topologi Cincin)
        Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing tehubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentu cincin. Pada teknologi cincin, masing-masing titik/node  berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.
       TOKEN berisi informasi bersamaan dengan data yang berasal dari komputer sumber, token kemudian akan melewati titik/node dan akan memeriksa apakah informasi data tersebut digunakkan oleh titik/node yang bersangkutan. Jika iya, maka token akan memberikan data yang diminta oleh node untuk kemudian kembali berjalan ke titik/node berikutnya dalam jaringan. Jika tidak maka token akan melewati titik/node sambil membawa data menuju ke titik/node berikutnya. Proses ini akan terus berlangsung hingga sinyal data mencapai tujuannya.
        Dengan cara kerja seperti ini maka kekuatan sinyal dalam aliran data dapat juga terjaga. Kemampuan sinyal data dalam melakukan perjalanan disepanjang lingkaran adalah hal yang sangat vital dalam topologi cincin.
        Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi Ring digunakkan dalam jaringan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Kelebihan dari Topologi Ring ( Topologi cincin ) :
  • Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan.
  • Memiliki performa yang lebih baik ketimbang topologi bus, bahkan aliran data yang berat sekalipun.
  • Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
  • Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunkan konfigurasi point to point 
  • Hemat Kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (Collosion), karena pada suatu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data.
Kelemahan dari Topologi Ring ( Topologi cincin ) :
  • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda ( dual ring).
  • Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan data.
  • Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah tiik/node yang terdapat pada jaringan.
  • Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbang Topologi Bintang.
  • Dapat terjadi collision (dua paket data tercampur)
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.
B. Topologi Mesh ( Topologi Jala )

     Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada didalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiapperangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).        Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada didalam jaringan setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port InputOutput (I/O Ports).
          Brdasarkan pemahaman diatas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 port.
Kelebihan dari Topologi Mesh ( Topologi Jala ) :
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja ( tidak digunakan secara beramai-ramai ).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada teknologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi  yang terjadi antar dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakkan koneksi antar komputer.
Kekurangan dari Topologi Mesh (Topologi Jala )
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. Semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O.
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini *Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruagan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jarigan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).
C. Topologi Star ( Topologi Bintang)
    Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan star atau bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan dari Topologi Star ( Topologi Bintang ) :
  • Kerusakan pada satu saluran hanya kan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses kontrol terpusat.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pegelolaan jaringan.
  • Paling fleksibel.
Kekurangan dari Topologi Star ( Topologi Bintang ) :
  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
  • Gambar susah.
D. Topologi Lines ( Topologi Runtut )
      Jaringan komputer dengan Topologi Line atau runtut biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiaptitik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut sengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah pengamat (terminator).Penyambung yang digunakkan berjenis BNC (British Naval Connector).Penyambung Bahari Britania, sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepakasi Thinet). Pemasangan dari topologi runtut ini snagat sederhana dan murah tetapi banyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.
  1. Penyambungan kabel BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke penyambng-T.
  1. Penyambung-T BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke komputer.
  1. Penyambung tabung BNC ( BNC barrel connector).
  1. Penyambung BNC digunakan untuk menandai akhir dari topologi bus.
Keuntungan dari Topologi Line ( Topologi Runtut ) : 
  • Hemat kabel
  • Tata letak kabel sederhana 
  • Mudah dikembangkan
  • Tidak butuh kendali pusat
  • Penambahan maupun pengurangan pengamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
Kelemahan dari Topologi Line ( Topologi Runtut ) :
  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas yang tinggi.
  • Keamanan data kurang tajam
  • Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah
  • Diperlukan pengulang (Repeater) untuk jarak jauh.
E. Topologi Tree (Topologi Pohon )
     Topologi Tree atau Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur punggung atau Backbone.Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.     Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentar dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi haringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan Komputer.      Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.
Keunggulan dari Topologi Tree ( Topologi Pohon ) :
  • Dapat terbentuknya suatu kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentk untuk terminal penjualan.
Kelemahan dari Topologi Tree ( Topologi Pohon ) :
  • Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatig menjadi lambat.

F. Topologi Bus

     Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.      Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang digunakan bener-bener sama atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi lambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan yang basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).      Pada topologi bus ada dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel Connector dapat digunakan untuk memperluarnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang terhubung ke jaringan dapat menkaitkan dirinya dengan me tap Enthernetnya sepanjang kabel.      Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tebrakan data karena mekanisme jaringan realtif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik sseluruh jaringan.
Ciri-ciri 
  1. Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris.
  1. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
  1. Sangat berpengaruh pda unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer.
  1. Kabel "Cut"dan digunakan connector BNC tipe T
  1. Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
  1. Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
  1. Susah melakukan pelacakan masalah
  1. Discontinue Support.
Keunggulan dari Topologi Bus : 
  • Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  • Hemat Kabel
  • Layout kabel sederhana
Kelemahan dari Topologi Bus :
  • Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat, maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  • Kepadatan pada jalur lalu lintas.
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh.
 Setiap Jenis topologi di atas masing-maisng memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna. Topologi-topologi ini seiring kita temui di kehidupan sehari-hari, namun kita tak menyadarinya.


Diposting oleh Diana Kusumaningrum di 05.51 0 komentar

KOMUNIKASI DATA
Jaringan komputer adalah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Setiap komputer printer yang terhubung dengan jaringan disebut node.

Macam-Macam Jaringan Komunikasi Data :
1. Local Area Network (LAN)
LAN merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik.

2. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)
WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup
sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya.
Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
   
   5. Peer-to-Peer
Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer. Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama.  Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer lama dan ingin membeli komputer baru, tidak perlu membuang komputer lamanya. Cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan.


MEDIA TRANSMISI

Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data dari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.

Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi. Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.


BENTUK-BENTUK KOMUNIKASI DATA

Suatu sistem komunikasi data dapat berbentuk offline communication system (sistem komunikasi offline) atau online communication system (sistem komunikasi online). Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut. 

Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.

SISTEM KOMUNIKASI OFF LINE.

Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.

Peralatan-peralatan yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :
1. Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.

2. Jalur komunikasi 
Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti : 

telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.

3. Modem
Model adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.


SISTEM KOMUNIKASI ON LINE.

Pada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal komputer bisa langsung diperoleh, langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan.

Sistem Komunikasi On line ini dapat berupa:
1.     Realtime System
Suatu realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudia mengirimkan kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga. Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data.
Dalam hal ini berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat.
Pada realtime system, merupakan komunikasi data dengan kecepatan tinggi. Kebutuhan informasi harus dapat dipenuhi pada saat yang sama atau dalam waktu seketika itu juga. Pada sistem ini proses dilakukan dalam hitungan beberapa detik saja, sehingga diperlukan jalur komunikasi yang cepat, sistem pengolahan yang cepat serta sistem memori dan penampungan atau buffer yang sangat besar.

2.     Time Sharing System
Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai. Disebabkan waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian. Christopher Strachy pada tahun 1959 telah memberikan ide mengenai pembagian waktu yang dilakukan oleh CPU. Baru pada tahun 1961, pertama kali sistem yang benar-benar berbentuk time sharing system dilakukan di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan diberi nama CTSS (Compatible Time Sharing System) yang bisa melayani sebanyak 8 pemakai dengan menggunakan komputer IBM 7090.

3.     Distributed Data Processing System
Distributed data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan setiap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.

http://www.webcybercenter.com/
 

Diana's Blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea